Diberdayakan oleh Blogger.

Iran Memberikan Reaksi Jika AS dan Sekutunya Lancarkan Serangan ke Suriah

http://citraindonesia.com/wp-content/uploads/2012/09/rudal-iran-566-500x283.jpg

Militer AS siap menyerang Suriah, kata Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel, saat momentum untuk itu berkembang di Perancis dan Inggris demi memberi hukuman terhadap rezim Assad. Pada saat bersamaan oposisi Suriah mengatakan, mereka telah diberitahu tentang rencana serangan militer segera oleh negara-negara berpengaruh dunia.

"Kami siap. Kami siap menyerbu" jika diberi perintah oleh Presiden Barack Obama, kata Chuck Hagel kepada BBC, Selasa (26/8). "Kami telah menempatkan sejumlah aset (peralatan militer) di posisi guna memenuhi ... opsi apapun yang presiden ingin putuskan," katanya.

Reaksi Iran
Ketua komisi hubungan luar negeri parlemen Republik Islam menyatakan bahwa Iran adalah sekutu strategis bagi Suriah, seraya menyatakan, "Iran sejak awal menolak segala bentuk campur tangan asing di Suriah dan menilai semua langkah militer dalam hal ini akan gagal."

Tanimnews (27/8) Hujjatul Islam Vahid Ahmadi ketua komite hubungan luar negeri parlemen dalam hal ini dan mengatakan, "Republik Islam Iran dan Suriah memiliki hubungan stretegis adapun hubungan kita dengan Suriah sangat dalam dan luas."

"Barat, setelah beberapa bulan terakhir, mempersenjatai kelompok oposisi dan sehingga mereka dapat berkuasa di kancah politik Suriah, sama seperti yang usulan diajukan dalam  KOnferensi Jenewa II," tuturnya.
Read more »
Posted by 09.36

Pesawat Pembom A-10 Thunderbolt

http://www.airpowerworld.info/other-military-aircraft/a-10-thunderbolt-ii.jpg

A-10 Thunderbolt juga sangat dikenal sebagai Warthog, yang sering juga dijuluki �meriam terbang�. Pesawat ini sangat lihai dalam memburu sasaran darat terutama tank. Kehebatannya sangat terbukti ketika berada pada garis-garis depan dalam pertempuran Operasi Badai Gurun, Kosovo, Afghanistan dan masih banyak lagi.

A-10 adalah pesawat yang mampu terbang sangat dan serba guna. Pesawat ini bentuknya rada aneh, namun terbukti sangat ampuh untuk menghancurkan sasaran-saran fasilitas tempur musuh di darat. Hebatnya, pesawat ini mampu melakukan short take-off dan landing. Pesawat ini memiliki daya jelajah yang panjang (800 mil), daya tahan tinggi dan dapat berkeliaran di daerah pertempuran manapun.
Mampu bermanuver pada kecepatan rendah dan ketinggian rendah (di bawah 1.000 kaki), sehingga memungkinkan penargetan yang akurat dan efektif.

A-10 dapat membawa sampai sepuluh rudal udara-ke-permukaan Maverick Raytheon AGM-65. Pesawat ini juga mampu membawa tipe rudal udara ke udara berjarak menengah seperti tipe Sidewinder. Selain membawa berbagai rudal diatas, pesawat ini juga mampu sekaligus mengangkut berbagai rudal lainnya seperti :
 
  • LDGP mk82 226kg,
  • BLU-1,
  • BLU-27 / B Rockeye II (bom cluster) 
  • Unit bom cluster lainnya seperti CBU-52/71.

Sementara itu dihidung pesawat juga dipersenjatai dengan General Dynamics GAU-8 meriam / A Avenger 30mm.
Read more »
Posted by 09.18

Bangkai Pesawat Tempur PD II Ditemukan di Dasar Laut Filipina

http://img.okeinfo.net/content/2013/08/26/56/855657/BjTnVdfEYH.jpg

Amerika berhasil menemukan bangkai pesawat terbang yang tenggelam di dasar laut Filipina. Bangkai pesawat tersebut ditengarai pesawat tempur Perang Dunia II yang jatuh tertembak. Robot ciptaan organisasi bernama BentProp Project memiliki misi untuk mencari bangkai-bangkai kendaraan perang Amerika Serikat untuk membawanya pulang. Musim panas ini BentProp mendapatkan misi untuk menjelajahi dasar-dasar laut menggunakan autonomous underwater vehicle (AUV) untuk mencari sisa-sisa kendaraan perang Amerika pada PD II.

Sebagaimana dikutip dari Mashable, Senin (26/8/2013), AUV dilengkapi dengan alat pemindai sonar dan sistem pencitraan untuk membuat pemetaan dua dimensi dari kontur yang sudah dijelajahi. Terkini, robot bawah laut tersebut menemukan bangkai pesawat tempur di sekitar 500 mil wilayah perairan Filipina. Puing-puing itu nantinya akan dibawa pulang ke Amerika untuk dilakukan penelitian oleh tim peneliti Angkatan Laut Amerika Serikat.

Robot yang diciptakan hasil kerjasama University of California dengan San Diego Instituion of Oceanography dan University of Delaware ini difasilitasi dengan beberapa kamera, berbagai tipe sonar, dan sebuah baling-baling hexacopter agar bisa bergerak bebas dan tahan di dasar laut.
Read more »
Posted by 21.01

Indonesia dan AS Masuk Dalam Daftar Negara Dengan Server Terbanyak Menggunakan FinSpy

http://l3.yimg.com/bt/api/res/1.2/tkF.4Hvjj8CdL6iqyP0N.w--/YXBwaWQ9eW5ld3M7cT04NTt3PTYwMA--/http://l.yimg.com/os/publish-images/news/2013-03-15/30a29c08-3c51-4a95-badf-ffbe1f247c9f_youonlyclicktwice-map.jpg 

Indonesia termasuk satu dari 25 negara yang menggunakan piranti lunak FinSpy untuk memata-matai. Laporan yang diterbitkan Citizen Lab, pusat penelitian Universitas Toronto untuk media digital dan keamanan global, itu merinci temuan dari dua peneliti keamanan di universitas di California dan Toronto, Morgan Marquis-Boire dan Bill Marczak. Dalam laporan ini, 25 negara lain yang menjalankan software serupa adalah Australia, Bahrain, Bangladesh, Brunei, Kanada, Republik Cek, Estonia, Ethiopia, Jerman, India, Jepang, Latvia, Malaysia, Meksiko, Mongolia, Belanda, Qatar, Serbia, Singapura, Turkmenistan, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Setidaknya laporan tersebut menyebut nama tiga provider di Indonesia. Berdasarkan IP address, server-server FinSpy dioperasikan di tiga provider tersebut. Bukan berarti ketiga provider ini terlibat, hanya FinSpy terhubung ke server-server yang menggunakan jaringan milik provider tersebut. Bahkan hanya Indonesia dan Amerika Serikat yang masuk dalam daftar merah negara dengan server terbanyak dengan software FinSpy.�FinSpy� dijual oleh perusahaan Inggris bernama Gamma Group. Software ini 'menempel' pada email dan memiliki kemampuan untuk "mengambil gambar dari layar komputer, merekam percakapan Skype, menyalakan kamera dan mikrofon dan mencatat aktivitas keyboard," menurut laporan New York Times. Tanpa sadar pengguna bisa mengunduh software ini. FinSpy kemudian menghubungkan komputer milik perorangan ke sebuah server lokal -- dalam beberapa kejadian, server-server ini adalah milik pemerintah.

Pejabat Gamma Group mengatakan bahwa mereka menjual teknologi ini pada pemerintah untuk mengawasi aktivitas kriminal yang melibatkan "pedofil, teroris, kejahatan terorganisir, penculikan, serta perdagangan manusia."

"Temuan kami menyoroti adanya kesenjangan antara klaim Gamma dengan kenyataan bahwa FinSpy digunakan secara khusus untuk mengejar 'orang jahat' dan ada bukti yang semakin menumpuk bahwa alat ini sudah dan terus dipakai untuk melawan kelompok oposisi atau aktivis hak asasi manusia," tulis peneliti dalam laporan mereka. Menurut para peneliti, FinSpy sepertinya tak hanya digunakan untuk pengawasan bermotif politik, tapi penggunaannya berbeda-beda di masing-masing negara. Meski begitu, peneliti laporan tersebut memperingatkan bahwa alat-alat ini biasanya digunakan di negara-negara di mana aktivitas politik serta kebebasan berpendapat adalah tindakan kriminal.

Misalnya di Ethiopia, link download FinSpy ada di foto-foto dalam email yang ditujukan bagi lawan-lawan politik pemerintahan, sementara di Turkmenistan, server yang mengoperasikan software ini dimiliki oleh serangkaian IP adress milik kementerian komunikasi negara tersebut. Sementara di Vietnam, software ini ditemukan dalam sebuah ponsel Android yang mengirimkan SMS ke sebuah nomor Vietnam. Para peneliti menganggap ini adalah temuan mengerikan karena pemerintah Vietnam mengeluarkan undang-undang sensor yang melarang blogger untuk menentang Partai Komunis.
Read more »
Posted by 20.52

Percepatan Belanja Modernisasi Alutsista RI Diharapkan Bisa Mulai di Tahun 2014

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi5XRfMhn7z1bWv0rMygtsP-HopmjtlJSPzwzHPGFSroLPH-DGnjWWoMhBExmyrNCtvvKwUurRk2mfDx1lDErWQqiH-N_ZR0Y6CgiFLy4D_F_AAx2T7UGpaBtoWA8I3VAiaZ5LghXYFslI/s1600/1.jpg

Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq memprediksi dalam 20 tahun ke depan tidak akan ada perang militer secara terbuka. Sementara, menurut dia, Indonesia kini dihadapkan pada ketegangan di regional. "Dalam buku putih kita diproyeksikan tidak ada perang militer terbuka," kata politisi PKS ini saat menghadiri Rapat Paripurna pengambilan keputusan soal persetujuan Panglima TNI yang baru Jenderal TNI Moeldoko, menggantikan Laksamana Agus Suhartono yang memasuki masa pensiun Agustus ini.

Karena itu, ia berharap, ide percepatan belanja modal dan modernisasi alutsista TNI bisa dilakukan mulai 2014. "Ke depan, bisa saja terjadi suatu waktu, China atau Jepang bisa terlibat konflik militer terbuka. Walaupun kita tidak terlibat langsung, pasti kita kena imbasnya," cetusnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN Muhammad Najib berharap Panglima TNI yang baru tetap dapat mempertahankan meritokrasi. "Ini sebagai ciri dari tentara modern. Hanya tentara yang yang terbaiklah yang muncul ke permukaan," katanya. Ia juga berharap ada semangat menghidupkan industri dalam negeri untuk melengkapi peralatan TNI. "Kita akhirnya akan memiliki kemandirian dalam alutsista dan tidak tergantung pada negara lain," pungkasnya.
Read more »
Posted by 01.00

Jakarta Dibayangi Pangkalan Militer AS

http://jakartagreater.com/wp-content/uploads/2013/08/cocos-island-jakarta.jpg

Tidak jelas, apa maksud Amerika Serikat membuat Pangkalan Militer di Pulau Cocos, Australia yang hanya berjarak 1270 km dari Jakarta. Jika pasukan di pulau itu hendak melakukan serangan ke Jakarta, hanya dibutuhkan waktu puluhan menit. Kalangan DPR mulai khawatir dengan pembukaan pangkalan baru militer AS di Pulau Cocos, yang diiringi penempatan 2500 prajurit Marinir, di pulau yang dekat dengan Pulau Chrismast, Australia, di Samudra Hindia. Bahkan AS berencana akan menambah pasukan di Pulau Cocos menjadi 4000 Marinir, Jika Pemerintah Australia menyetujuinya.

Dilihat dari peta, Pulau Cocos ini terlihat dekat dan berada di barat daya Pulau Jawa. Dihitung dengan menggunakan pesawat tempur, jarak tempuh Pulau Cocos ke Jakarta hanya butuh waktu puluhan menit. Untuk itu, anggota Komisi I DPR RI (F-PPP) Husnan Bey Fananie melihat pangkalan baru militer dan penempatan pasukan di pulau itu bukan tanpa maksud dan tujuan.

http://jakartagreater.com/wp-content/uploads/2013/08/Cocos-Keeling-Islands.gif

�Pemerintah dan rakyat Indonesia harus waspada. Karena pasukan itu tidak ubahnya sebagai pasukan spy drone atau pasukan mata-mata (striking drone), pasukan yang ditempatkan sebagai pasukan penyerang nantinya,� kata Husnan. Husnan mengaku ikut mempertanyakan keberadaan 2.500 marinir AS yang ditempatkan di Pulau Cocos, saat menerima kunjungan Ketua Kongres Amerika Serikat untuk Bidang Luar Negeri, Edward Royce di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (19/8/2013). Dari berbagai informasi yang didapatkan, keberadaan Marinir AS di pulau tersebut, memang sengaja untuk memata-matai negara-negara di kawasan Asia, khususnya Indonesia.

�Saya tanyakan apa alasan kuatnya dan argumentasinya penempatan marinir AS di pulau tersebut. Namun jawabannya sangat normatif dan diplomatis, bahwa pasukan marinir ditempatkan atas dasar kerja sama militer AS dengan militer Australia, juga untuk membantu negara-negara di kawasan Asia saat menghadapi bencana alam,� tuturnya. Atas jawaban itu, politisi PPP itu mengaku tetap mengganjal. Karena, tidak mungkin sesederhana itu penempatan pasukan marinir AS di Australia dalam skala sebesar. �Menurut saya, pasti AS memiliki agenda besar dalam penempatan pasukannya di Australia, baik dalam jangka pendek dan panjang,� jelasnya.
Read more »
Posted by 22.50

Setelah Disahkan DPR, Moeldoko Langsung Benahi Alutsista

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/jenderal_moeldoko_ok_09.jpg

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Moeldoko hari ini, Selasa (27/8/2013) disahkan oleh DPR menjadi Panglima TNI. Sebelum disahkan, Moeldoko menyampaikan agenda tugas yang akan dilaksanakannya dalam waktu dekat. Janji Moeldoko, masalah modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). "Pasti melakukan agenda modernisasi alutsista," kata Moeldoko di DPR.

Sebelum disahkan DPR, Moeldoko diuji-kelayakan pada Rabu (21/8/2013) lalu. Dalam uji kelayakan, Moeldoko juga diketahui memiliki jumlah kekayaan yang cukup fantastis untuk ukuran seorang jenderal. Harta Moeldoko yang dilaporkan pada KPK pada 25 April 2012 mencapai Rp32 Miliar. Laporan itu didaftarkan saat Moeldoko menjadi Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Selain harta, dalam uji kelayakan di DPR pekan lalu, Moeldoko juga diketahui pernah menjalankan Operasi Sajadah ketika dia menjabat sebagai Pangdam III Siliwangi. Operasi sajadah itu, dikait-kaitkan dengan penyelesaian Ahmadiyah di Cikeusik beberapa waktu lalu. Nama Moeldoko merupakan calon tunggal Panglima TNI yang diajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Moeldoko merupakan pengganti dari Laksamana Agus Suhartono yang pensiun.
Read more »
Posted by 22.43

Akal Bulus AS Dibalik Penjualan Helikopter Apache Ke Indonesia

http://jakartagreater.com/wp-content/uploads/2013/07/AH-64D_Longbow.jpg

Kehadiran Apache seri paling mutakhir ini tak pelak akan menambah kemampuan TNI-AD, khususnya Penerbangan TNI-AD. Sebelumnya, untuk tugas serang TNI-AD mengandalkan heli Mi-35P serta NBO-105. Kita patut berbangga hati dalam hal ini tentunya.

Namun demikian, ada sedikit hal yang agak janggal. Seperti dalam laporan Startribune, Indonesia disebutkan telah setuju berdiskusi untuk memperbolehkan Amerika Serikat mencari jenazah prajurit AS yang gugur semasa Perang  Dunia ke-2, di perairan serta daratan Indonesia. Menurut penilaian ARC, hal ini agak janggal. Pasalnya AS belum pernah secara aktif mencari jasad prajuritnya yang gugur di perang Korea atau Vietnam. Jika pun mencari, itu atas desakan komunitas tentara AS.

Bukan tidak mungkin, 'pencarian' yang dilakukan di perairan dan daratan Indonesia justru digunakan untuk hal lain. Memetakan perairan Indonesia untuk operasi kapal selam atau mendata pantai mana saja yang cocok untuk pendaratan amfibi misalnya. Lagi pula, kebanyakan prajurit AS bertempur di kawasan timur Indonesia. Tak perlu lah kami sebutkan ada apa di Timur Indonesia. Para pembaca yang budiman tentu sudah bisa menebaknya.

Akan tetapi, semoga saja itu semua tidak benar, dan Amerika memang jujur ingin mencari jasad prajuritnya. Seandainya pun disepakati, semoga saja perwira penghubung dari TNI bisa sigap dan mawas.

Di sisi lain, dalam pertemuan tadi juga disepakati, Indonesia dan Amerika akan menjadi tuan rumah bersama untuk ADMM Plus, dalam kegiatan Counter Terrorism Exercise (CTX), yang akan berlangsung pada tanggal 9-13 September 2013 mendatang di Kawasan IPSC Sentul, Bogor. Latihan bersama yang melibatkan 18 negara ini adalah pertama yang pernah dilaksanakan di Kawasan Asia Pasifik. Menhan Purnomo Yusgiantoro berharap Menhan Chuck Hagel dapat hadir untuk menyaksikan latihan bersama ini.

Read more »
Posted by 21.53

AS - Indonesia Lakukan Transaksi 8 Heli Apache AH-64D Seharga US$ 500 Juta

http://www.sflorg.com/aviation/images/imav080906_01_02.jpg

Pemerintah Amerika Serikat (AS) akan menjual delapan helikopter serang Apache kepada pemerintah Indonesia dengan nilai transaksi sebesar US$ 500 juta. AS tengah berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan Asia Tenggara meskipun ada kekhawatiran atas catatan merah hak asasi manusia (HAM) pada militer Indonesia. Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel juga mengatakan Indonesia telah sepakat untuk membahas kemungkinan tim pemulihan AS untuk mencari kerangka jenazah tentara AS yang hilang di bumi Indonesia atau di perairan teritorialnya selama Perang Dunia II. Pekerjaan akan dilakukan oleh POW-MIA Komando Akuntansi Bersama.

Chuck Hagel mengungkapkan nilai kontrak US$ 500 juta mencakup pelatihan pilot dan radar Longbow. Hagel berada di Indonesia dalam rangka tur keliling selama satu minggu. Indonesia merupakan negara pemberhentian kedua. Dia berada di Jakarta untuk bertemu dengan pejabat pemerintah sebelum menghadiri pertemuan para menteri pertahanan Asia di Brunei.

Penjualan heli Apache ini bertujuan untuk memperkuat hubungan militer kedua negara saat Indonesia menjadi bagian kebijakan "poros" AS di Asia-Pasifik ketika kekhawatiran terhadap kekuatan militer Beijing. Namun perhatian Hagel telah beralih dari isu perjalanan kepada konfrontasi dengan Suriah.

"Menyediakan Indonesia helikopter kelas dunia ini adalah contoh dari komitmen kami untuk membantu membangun kemampuan militer Indonesia. Satu Indonesia yang kuat akan baik bagi kawasan," kata Hagel setelah pembicaraan dengan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Seorang pejabat pertahanan, yang berbicara dengan syarat anonim, menambahkan bahwa penjualan helikopter Apache tersebut merupakan transaksi yang pertama dengan militer Indonesia. Penjualan itu merupakan kebijakan untuk mendukung keamanan di kawasan Asia Tenggara. Namun para pejabat tidak menjelaskan kapan helikopter Apache itu akan dikirim. Saat ini, heli Apache diproduksi oleh pembuat pesawat AS Boeing.

http://naveenishere.files.wordpress.com/2011/10/apacheattackhelicopter.jpg

"Kita akan mempersiapkan Skuadron Apache sebagai helikopter serang yang merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD)," ujar Purnomo. AS memang pernah membekukan kerja sama pertahanan dan penjualan senjata ke Indonesia atas keprihatinan tentang pelanggaran HAM selama pemerintahan tiga dekade presiden Soeharto, yang berakhir pada tahun 1998.

Hubungan militer Indonesia -AS hanya diperbarui pada tahun 2005. Di bawah kepemimpinan Soeharto, tentara pasukan khusus dituduh melakukan pembunuhan di luar hukum. Parlemen Belanda tahun lalu menolak rencana penjualan tank ke Indonesia, bekas jajahannya, atas keprihatinan hak asasi manusia. Namun Yusgiantoro mengatakan kepada wartawan bahwa angkatan bersenjata Indonesia telah mengalami proses reformasi sejak tahun 1998. "Kami telah berubah sekarang."

Penjualan heli Apache tersebut juga didorong meningkatnya kekhawatiran di Washington tentang sikap asertif Beijing atas sengketa di Laut China Selatan. Indonesia tidak memiliki klaim bertentangan dengan Beijing di Laut China Selatan, seperti negara lain seperti Filipina. Indonesia merupakan kekuatan regional yang besar dan dipandang memegang peran kunci dalam menyelesaikan perselisihan.
Read more »
Posted by 21.49

Tiga Warga Palestina Tewas Ditembaki Tentara Israel

http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/warga-palestina-kerap-menjadi-korban-kekerasan-dan-kebrutalan-tentara-_121205222346-250.jpg

Tentara Israel menembaki warga Palestina dalam sebuah bentrokan di dekat pengungsian Qalandia, Tepi Barat. Pejabat Palestina dan militer Israel mengatakan tiga orang tewas dalam insiden paling mematikan itu. Kekerasan ini terjadi ketika Israel dan Palestina melakukan putaran dialog perdamaian dalam lima tahun terakhir. Tentu saja penembakan ini kemungkinan akan mengganggu pembicaraan damai yang sedang berlangsung.

Seorang pejabat di rumah sakit Ramallah mengatakan tiga orang tewas akibat lumba tembak di Qalandia. Sementara puluhan orang mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut. Perdana Menteri (PM) Palestina, Rami Hamdallah mengutuk tragedi penembakan ini. Kejahatan seperti yang dilakukan Israel, ujar dia, membuktikan perlunya perlindungan dunia internasional yang mendesak. Selain itu, perlindungan dunia juga harus efektif bagi rakyat Palestina.

Juru Bicara Polisi Perbatasan Israel, Shai Hakimi mengatakan aparat keamanan sedang menangkap seorang tersangka, ketika ratusan warga turun ke jalan. Menurut Hakimi, warga kemudian melempari petugas dengan bom molotov, batu dan blok beton. Petugas pun kemudian menggunakan amunisi warga untuk mengendalikan kerusuhan. Biasanya aparat menggunakan peluru karet dan gas air mata. Ia pun mengaku polisi langsung menyelidiki tragedi penembakan ini.

Sementara itu, militer Israel mengaku langsung bergerak ke tempat kejadian setelah polisi dilempari warga. Juru Bicara Militer Israel, Peter Lerner mengatakan tentara melepaskan tembakan ketika mereka merasa dalam bahaya. Sering kali, lanjut Lerner, tentara tak punya pilihan lain ketika terjadi kekerasan dan jumlah massa melebihi pasukan keamanan.  ''Tidak ada pilihan kecuali menyalahkan api untuk membela diri,'' kata Lerner, Senin (26/8).
Read more »
Posted by 06.50

Menteri Pertahanan AS Bertemu Presiden SBY Bahas Masalah Pertahanan Global

http://gdb.voanews.com/13C511E3-A0AE-4128-A209-CCF4F3F2A32F_w640_r1_s_cx0_cy14_cw0.jpg

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel, usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhono di kantor kepresidenan di Jakarta, Senin (26/8), mengatakan Amerika Serikat memandang positif kemitraannya dengan Indonesia yang selama ini sudah terjalin. Amerika, lanjut Hagel, saat ini tengah mendorong suatu perubahan keseimbangan dalam prioritas hubungan Amerika Serikat dengan dunia, khususnya kawasan Asia Pasifik.

�Kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat sangat penting. Kepemimpinan yang Indonesia tunjukkan di ASEAN dan beberapa organisasi multilateral lainnya, dan juga kepemimpinan di kawasan dan global, mengesankan,� ujarnya.

�Amerika Serikat berharap untuk memperdalam dan memperkuat pertemanan dan kemitraan ini. Seperti diketahui, Presiden Obama dua tahun lalu mendorong suatu perubahan keseimbangan dalam prioritas hubungan Amerika dengan dunia, dan itu cukup terfokus pada Asia Pasifik. Namun, bukan berarti Amerika Serikat meninggalkan bagian dunia lain. Tapi khususnya kawasan (Asia Pasifik) ini penting untuk masa depan Amerika Serikat. Hubungan, persahabatan dan kemitraan yang sudah kami bangun bertahun-tahun, sangat penting untuk Amerika.�

Didampingi oleh Menteri Pertahanan Indonesia Purnomo Yusgiantoro saat memberikan keterangan pers, Hagel menambahkan, dalam pertemuan tingkat menteri di Brunei Darussalam nanti, dirinya akan menekankan pentingnya penguatan hubungan kerjasama di segala bidang yang tidak hanya terfokus pada masalah keamanan. �Salah satu alasan saya di kawasan ini adalah untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri pertahanan ASEAN di Brunei. Pencarian keseimbangan baru ini tidak melulu soal keamanan atau memperkuat hubungan militer, tapi juga terfokus pada hubungan diplomatik, ekonomi, perdagangan, komersial, budaya dan pendidikan,� ujarnya.

�Meski demikian, keamanan dan perdamaian itu tetap penting. Saya akan menekankan hal itu sekali lagi pada konferensi ASEAN di Brunei nanti seperti halnya yang saya lakukan di Singapura saat ShangriLa Dialogue dua bulan lalu.� Purnomo mengatakan, selain melakukan pertemuan dengan Presiden Yudhoyono, Hagel akan bertemu pasukan pembela perdamaian Indonesia di gedung Kementrian Pertahanan.

�Tadi dengan Presiden, Menteri Pertahanan Amerika Serikat berdiskusi mengenai masalah-masalah global, regional, kemudian hubungan bilateral Indonesia dengan Amerika Serikat. Setelah ini kita akan ada pertemuan bilateral di Kementerian Pertahanan. Setelah itu beliau juga akan ketemu dengan prajurit yang dulu pernah ikut di dalam latihan Garuda Shields, dan juga pasukan perdamaian,� ujarnya. Selain Indonesia, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel juga akan mengunjungi Malaysia dan Filipina. Hagel juga akan menghadiri pertemuan para menteri pertahanan ASEAN, pada 28-29 Agustus 2013 di Brunei Darussalam.
Read more »
Posted by 06.15

TNI AU Masih Kekurangan Prajurit Wanita

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/Tentara-Wanita.jpg

Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal (TNI) Ida Bagus Putu Dunia dalam sambutannya yang dibacakan Wakasau Marsekal Madya TNI Sunaryo, menjelaskan, secara kuantitas jumlah prajurit wanita TNI AU (Wara) masih belum ideal. Hingga kini, baru ada sebanyak 1.592 orang wara, yang terdiri dari 656 perwira dan 936 bintara.

"Secara kuantitas, jumlah tersebut masih jauh dari ideal karena baru memenuhi empat persen dari seluruh kebutuhan. Idealnya, tujuh persen dari kebutuhan," kata Ida Bagus Putu Dunia, dalam Peringatan HUT Ke-50 Wara di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (26/8).

Dijelaskan, pada tahun 2013 TNI AU menerima 12 taruni yang saat ini menjalani pendidikan di Akmil Magelang. Catatan prestasi yang diukir oleh para prajurit Wara dalam berbagai penugasan cukup beragam dan mengesankan baik di dalam maupun di luar negeri. Dalam beberapa tahun terakhir ini prajurit Wara bahkan juga telah dilibatkan dalam berbagai misi perdamaian PBB di daerah konflik berbagai belahan dunia.

"Sangat wajar dan sudah selayaknya bila Wara yang berprestasi dan telah menunjukan integritas tinggi mendapat apresiasi tinggi sesuai dengan kapasitas kemampuannya," ujar KSAU. Namun demikian TNI AU sudah sepakat, tidak akan berpatokan pada besarnya kuota perempuan untuk memegang jabatan penting. Namun, menitikberatkan pada kapasitas yang dimiliki. "Oleh karena itu, saya harapkan prajurit Wara mampu meningkatkan kapabilitasnya secara profesional agar mampu bekerrja dengan lebih baik dalam menghadapi setiap penugasan," ucapnya.

Wakil Kepala Staf TNI AU (Wakasau) Marsekal Madya TNI Sunaryo menambahkan jumlah wara yang menjadi penerbang tinggal dua orang, yakni penerbang helikopter dan penerbang pesawat angkut. Sementara lainnya sudah purna tugas. Dengan adanya penerimaan taruni, tidak menutup kemungkinan para taruni yang memiliki predikat perwira, mampu menjadi penerbang pesawat tempur.

"Setelah mereka selesai menjalani pendidikannya sangat mungkin bisa menjadi penerbang tempur. Semua akan kami persiapkan secara matang," kata Sunaryo. Menurutnya, selama ini ada beberapa kendala mengapa Wara sulit menjadi penerbang. Salah satunya, Wara diharuskan memiliki peran ganda. Selain menjadi prajurit wanita TNI AU, Wara juga harus berperan sebagai ibu rumah tangga. 

Melalui peringatan HUT Wara Ke-50, KSAU mengharapkan agar peringatan ini dijadikan evaluasi diri bagi seluruh prajurit Wara dalam membangun bangsa ini. Dalam peringatan HUT Wara tersebut, sebanyak 13 orang Wara melakukan terjun payung dan Plypass pesawat cessna-172 dengan membawa banner serta puluhan Wara menyuguhkan tarian kolosal.
Read more »
Posted by 23.41

Amerika Fokus Memantau Kawasan Asia

http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2009/03/tentara-moral-bejat.jpg

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Chuck Hagel, mengatakan pembaharuan fokus mereka ke Asia akan berdampak pada perkembangan ekonomi di kawasan itu. Oleh sebab itu, dalam kunjungan safarinya ke beberapa negara di kawasan Asia Tenggara, AS memiliki misi untuk mendorong lebih banyak kerja sama multilateral dengan beberapa negara di Asia.

Demikian ungkapan Hagel dalam jumpa wartawan yang digelar pada Minggu 25 Agustus 2013, di Gedung Kementerian Pertahanan Malaysia, seperti dikutip laman Wall Street Journal. Menurut dia, daripada berfokus kepada konflik sengketa lahan, lebih baik berinvestasi kepada kemitraan keamanan. "Karena kerja sama dan kemitraan akan mendukung pencapaian tujuan ekonomi negara. Keamanan adalah landasan penting bagi keamanan," ujar Hagel.

Sementara itu, untuk perdagangan, Hagel melanjutkan, tidak mungkin dapat berlangsung apabila dilakukan dengan kekerasan. Masyarakat pun dikatakan Hagel, juga tidak dapat menjalani kehidupan normal di bawah ancaman tindak terorisme. Hagel melanjutkan, kemitraan adalah langkah penting untuk menghadapi permasalahan regional seperti penanganan terhadap aksi terorisme, pembajakan atau bencana alam. Oleh sebab itu, dia berharap dapat menjalin kerja sama yang lebih erat dengan negara-negara di Asia Tenggara.

"Mitra kami di kawasan Asia Tenggara memahami bahwa tantangan dan ancaman kompleks ini tidak dapat dituntaskan seorang diri. Konflik itu butuh keinginan politis bilateral dan multilateral serta kapasitas untuk mengatasi hal itu," imbuh Hagel. Menurut laporan WSJ, kunjungan Hagel ke Asia Tenggara membawa tiga misi, yakni memperluas latihan tradisional militer, membuat kerja sama bilateral menjadi multilateral, dan kerja sama multilateral menjadi luas lagi.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin, merujuk pernyataan Hagel kepada konflik sengketa lahan yang kini tengah dialami Malaysia dengan Filipina. "Sangat penting untuk membangun kepercayaan di antara para pemimpin negara," kata Hishammuddin. Kunjungan Hagel ke Malaysia merupakan rangkaian turnya dalam pekan ini ke beberapa negara di Asia Tenggara. Usai berkunjung ke Malaysia, dia akan menjejakkan kakinya di Indonesia selama dua hari, yakni pada 26-27 Agustus 2013.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima kedatangan Hagel di kantornya pada pukul 14.00 WIB. Hagel juga dijadwalkan bertemu dengan Menhan RI, Purnomo Yusgiantoro di Gedung Kemhan.  Mereka akan melakukan pembicaraan bilateral menyangkut beberapa isu antara lain pembahasan soal isu keamanan global dan regional, rencana penyelenggaraan latihan penanganan terorisme yang akan diselenggarakan tahun ini, pembelian alutsista TNI, dan pengembangan kapasitas personel kedua negara dalam bidang teknis kemiliteran maupun keamanan nasional.

Tujuan utama kehadiran Hagel di kawasan Asia Tenggara, karena ingin menghadiri pertemuan Menhan ASEAN yang akan berlangsung di Brunei Darussalam pada 29-30 Agustus 2013. Selain Hagel, Menhan China, Jenderal Chang Wanquan dijadwalkan turut hadir dalam forum tersebut. Kedua Menhan direncanakan menandatangani sebuah kesepakatan yang menggambarkan adanya negosiasi di antara kedua negara dengan perekonomian terbesar itu. Kunjungan Hagel akan berakhir di Manila, Filipina usai berkunjung ke Brunei.
Read more »
Posted by 23.15

Indonesia - Kanada Jalin Kerja Sama Bilateral Soal Keamanan

http://images.detik.com/content/2013/08/25/10/122751_img_20130824_234250.jpg

Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mempimpin Forum Konsultasi Bersama Indonesia dan Kanada, di Ottawa pada 22 sampai 23 Agustus 2013. Forum ini pertama kalinya dilakukan pada tingkat Menlu. "Sebagai dua negara demokrasi dan dua ekonomi besar dunia, anggota G-20, hubungan Indonesia-Kanada memiliki dampak di kawasan maupun global dalam menciptakan keamanan, perdamaian dan kesejahteraan dunia," kata Marty lewat rilisnya, Minggu (25/8/2013).

Marty mengungkapkan hal tersebut, menyinggung soal signifikansi hubungan Indonesia dan Kanada ke depan. Menurutnya, demi mengokohkan kerja sama bilateral kedua negara, kedua Menlu menggaris bawahi arti penting infrastruktur bilateral kedua negara yang semakin solid. Saat ini, Infrastruktur bilateral Indonesia-Kanada terdiri dari pertemuan Kepala Pemerintahan kedua negara, Forum Konsultasi Tahunan tingkat Menteri, Dialog Hak Asasi Manusia (HAM) dan Forum ekonomi.

"Melalui infrastuktur bilateral yang telah ada, Indonesia dan Kanada dapat memaksimalkan peluang kerja sama yang lebih nyata kedepan bagi kepentingan rakyat kedua negara," ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, kedua Menlu mematangkan rencana kunjungan kunjungan Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper ke Indonesia bulan Desember 2013 mendatang. "Jelang kunjungan PM Kanada, disepakati adanya rencana aksi jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang hubungan Indonesia dan Kanada yang akan menjadi pokok pembahasan pemimpin kedua negara," sambung Marty.
Read more »
Posted by 23.13

Alutsista Indonesia Tertinggal dari Malaysia

http://antarajatim.com/UserFiles/imageberita/alutsista_05102012110046.jpg

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memastikan membeli main battle tank (MBT) Leopard 2A6 sebanyak 100 unit dan tank medium Marder 50 unit dari Jerman. TNI AD mendukung penuh kebijakan pembelian itu lantaran sudah sangat mendesak untuk direalisasikan. Komandan Batalyon Kavaleri 8/Tank Narasinga Wiratama Letkol Otto Sollu menginginkan MBT Leopard bisa segera dihadirkan di Indonesia. Saat ini, satuannya diperkuat Tank FV-101 Scorpion sebanyak 53 unit. Tank Scorpion termasuk kelas medium dan didatangkan pada 1997.

Melihat perimbangan kekuatan negara lain, Otto meminta dukungan semua pihak agar MBT Leopard segera menggantikan Tank Scorpion. Apalagi, pihaknya sudah membangun garasi yang telah disiapkan untuk menampung MBT Leopard.

Karena alutsista TNI AD sudah ketinggalan zaman, ia berharap kedatangan MBT Leopard dipercepat demi menjaga kedaulatan NKRI. Keunggulan tank produksi Rheinmetall itu, sambungnya, memiliki daya tahan dan kekuatan, serta akurasi tembakan paling canggih. �Kita sudah siap menerima alutsista yang baru. Masa kita negara besar belum punya tank besar?� katanya kepada Republika pekan lalu.

Menurut Otto, dibanding negara tetangga, Indonesia jauh tertinggal. Bukan bermaksud merendahkan diri, kata dia, fakta itu membuatnya miris. Ia menyebut, Malaysia dan Singapura sudah diperkuat MBT Leopard dan Tank M1 Abrams. Adapun, Cina dan India sudah bisa membuat tank tempur utama hasil transfer teknologi dari Rusia. �Negara lain sudah punya. Agar TNI kuat, kedatangan Leopard harus didukung,� kata Otto.

Selain garasi, pihaknya sudah menyiapkan SDM untuk mengoperasikan MBT Leopard. Sebanyak 46 prajurit dan 12 cadangan sudah belajar mengemudikan tank melalui simulasi dan kajian berbagai referensi. Sebanyak 494 prajurit juga sudah menjalani kursus bahasa Jerman untuk memudahkan komunikasi dengan teknisi dalam pembelajaran transfer of technology (ToT). �Intinya prajurit sudah siap, kendaraan tempur yang belum datang.  Kita tunggu saja,� katanya.

Peremajaan alutsista juga dilakukan di Batalyon Artireli Medan (Yon Armed) I/105 Tarik, Singosari. Rencananya, satuan yang menginduk ke Divisi Infanteri II/Kostrad itu bakal kedatangan kendaraan multi launcher rocket system (MLRS) Astros II MK6 dari Brasil. Keunggulannya, peluncur roket itu mampu menjangkau sasaran musuh sejauh 300 kilometer dan mampu menghancurkan kapal induk beserta muatannya.

�Kita siap menerima Astros, selaku komandan saya bangga sekali menyiapkan dari segi kualitas sarana dan prasarana agar senjata itu nantinya dpat digunakan dan dipelihara sesuai fungsinya demi memperkuat satuan ini,� kata Komandan Yon Armed Letkol Arya Yudha.
Read more »
Posted by 23.01

5 BUMN Raih Kontrak Untuk Membuat Senjata Militer Untuk TNI

http://koran-jakarta.com/images/berita/103297.jpg

Lima perusahaan BUMN dipercaya pemerintah untuk menyediakan alat-alat utama sistem pertahanan (alusista) bagi TNI Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara (AU). Kelima BUMN tersebut adalah PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, PINDAD, PT INTI, dan PT Dok Koja Bahari (DKB). Kelima BUMN ini diserahi tugas untuk produksi kapal tanker, helikopter, dan pesawat. Nilai order kontrak kelimanya merupakan yang terbesar dari yang pernah ada sebelumnya.

"Kali ini alat-alat untuk TNI, baik TNI AD dan TNI AU, lebih banyak diproduksi di dalam negeri. Karena itu PT DI, PAL, PT INTI, DKB dan PINDAD harus siap mendapat kepercayaan ini," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di Kupang, Sabtu (24/8). Dari sisi alat untuk sistem pertahanan udara saja, ada sekitar 65 helikopter dan 5 pesawat CN295 yang harus disiapkan. Belum lagi untuk penyediaan kapal perang, senjata, dan yang lainnya. Sayang Dahlan tidak tahu persis berapa nilai kontrak alutsista tersebut.

"Yang pasti, ada kebijakan dari bapak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) agar investasi untuk TNI AD dan TNI AU disediakan anggaran yang besar. Bahkan belum lama ini sudah disahkan Undang-Undang mengenai itu," kata dia. Hasil kerja kelima BUMN tersebut, nantinya diharapkan tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan pertahanan nasional, tapi juga bisa dipasarkan ke negara lain. Salah satunya, yang akan dipasarkan adalah pesawat militer hasil produksi PT DI CN295.

"Pesawat CN295 yang kita tumpangi ini sudah mampir roadshow ke beberapa negara, antara lain Filipina, Malaysia, Vietnam, dan Myanmar," ujar dia. Bahkan untuk melihat hasil kerja PT DI tersebut dalam penyiapan pesawatnya, Dahlan menggunakan pesawat CN295 untuk perjalanan Safari Kerjanya ke tujuh daerah di Indonesia. Dia berharap BUMN semakin menghasilkan alat-alat sistem pertahanan yang lebih baik bagi negara. "Saya merasa nyaman di pesawat ini. Seperti halnya pesawat militer ya begini, tidak ada aksesori layaknya pesawat komersial. Yang paling penting landing dan take off-nya bagus," kata Dahlan.
Read more »
Posted by 21.26

Tambahan 2 Pesawat Baru, CN-295 Akan Perkuat TNI AU


Kolonel dari Komite Kebijakan Industri Pertahanan Gita Amperiawan mengatakan TNI Angkatan Udara akan kembali menerima pesawat transportasi teknis jenis CN-295 pada bulan depan.

"Dari sembilan pesawat CN-295 yang kita pesan untuk skuadron dua TNI AU tahun ini, sebanyak dua pesawat sudah datang dan sudah dipakai. Dua lagi akan datang 35 hari mendatang, atau kira-kira bulan depan," kata Kolonel dari Komite Kebijakan Industri Pertahanan Gita Amperiawan, kepada wartawan dalam perjalanan dari Jakarta menuju Kupang menumpang pesawat CN-295, bersama rombongan Kementerian BUMN, Jumat (23/8) malam.

Pesawat CN-295 merupakan pesawat yang dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia, namun saat ini masih dirakit di Spanyol. Gita mengatakan meskipun dirakit di Spanyol, namun dua pesawat CN-295 yang telah datang, dilakukan pengecatan dan penyelesaian di Indonesia. Pesawat ketiga dan keempat yang diperkirakan tiba September, juga akan dicat dan diselesaikan di Indonesia.

Selanjutnya, pesawat kelima, keenam dan ketujuh yang datang berikutnya, akan mulai dikustomisasi di Indonesia. Sedangkan pesawat kedelapan dan kesembilan sepenuhnya akan dirakit oleh PT Dirgantara Indonesia di Bandung. "Mulai tahun depan, mudah-mudahan PT Dirgantara Indonesia sudah bisa memproduksi sendiri di Indonesia," kata dia.

Gita mngemukakan TNI AU akan terus menambah pesawat jenis CN-295 hingga berjumlah 16 buah untuk memenuhi kebutuhan skuadron dua TNI AU di Halim Perdanakusuma Jakarta. Dia menjelaskan, pesawat jenis CN-295 berkapasitas penumpang 79 orang (jika dimodifikasi dengan bangku model memanjang). Pesawat tipe medium itu memiliki kekuatan mesin dan kecepatan lebih besar dibandingkan tipe sebelumnya yakni CN-235. "Kemampuan terbangnya sembilan jam jika bahan bakar penuh," ujar dia.

Menurut dia, CN-295 merupakan pesawat khusus transportasi baik untuk prajurit maupun logistik. Dalam kondisi perang, pesawat jenis tersebut harus dikawal oleh pesawat tempur, karena CN-295 tidak dirancang untuk bertempur. "Pesawat ini tidak dipersenjatai dan memang tidak bisa dipasangi senjata, hanya khusus untuk 'dropping' pasukan dan logistik. Jadi dalam kondisi perang harus ada pesawat 'escourt' atau pendamping," kata dia.
Read more »
Posted by 20.38

18 Negara Dukung Latihan Multilateral Komodo 2014

http://data.tribunnews.com/foto/bank/images/South-Korea-Army.jpg

Sebanyak 18 negara menyatakan mendukung pelaksanaan kegiatan Latihan Bersama Multlateral Komodo 2014 di Perairan Natuna dan Kepulauan Anambas, Propinsi Kepulauan Riau. Demikian salah satu kesepakatan yang dihasilkan para delegasi dari 18 negara dalam Initial Planning Conference (IPC) Komodo Multilateral Exercise 2014, selama dua hari, 22-23 Agustus 2013, di Hotel Borobudur, Jakarta.

Asisten Operasi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asops KSAL), Laksamana Muda TNI Didit Herdiawan, mengucapkan terima kasih kepada para delegasi yang telah berpartisipasi dan berkontribusi, bekerja keras melalui diskusi bersama sehingga menghasilkan formulasi draft untuk pelaksanaan Latihan Bersama Multlateral Exercise Komodo 2014.

�Draft hasil diskusi yang telah dicapai ini mengindikasikan bahwa latihan bersama kedepan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana,� kata Laksda TNI Didit Heerdiawan pada acara penutupan IPC Komodo Multilateral Exercise 2014, Jumat (23/8). Menurutnya, pertemuan ini untuk mempertemukan pemikiran para delegasi negara peserta guna mempertajam pelaksanaan kegiatan latihan bersama tersebut.

Kegiatan IPC ini akan dilanjutkan dengan pertemuan lanjutan yaitu Midle Planning Conference (MPC) pada bulan November 2013 dan pertemuan terakhir yaitu Final Planning Conference (FPC) bulan Januari 2014. Delegasi dari 18 negara peserta juga ikut dalam dua kali pertemuan lanjutan tersebut.

Negara peserta Latihan Multilateral Komodo 2014 akan mengirimkan kapal perangnya dalam kegiatan latihan tersebut. Adapun negara peserta latihan tersebut adalah Indonesia sebagai tuan rumah, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Philipina, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Laos, India, Japan, Korea Selatan, Australia, New Zealand, Amerika Serikat (USA), China dan Rusia.

Sedangkan TNI AL akan melibatkan 12 KRI terdiri dari 2 kapal perang jenis Van speijk, 2 sigma, 2 Landhing Platform Dock (LPD), 3 Angkut Tank jenis Froch, 2 Perusak kawal (PK) dan 1 landing Ship Tank (LST) serta 6 pesawat udara milik TNI AL. Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlakoarmabar), Laksamana Pertama TNI Dr. Amarulla Octavian akan bertindak sebagai Direktur Latihan (Dirlat) Komodo Multilateral Exercise 2014.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Dr. Marsetio pada pembukaan IPC Komodo Multilateral Exercise 2014, Kamis (22/8), mengatakan, kerja sama antarnegara tidak terbatas pada kerja sama pertahanan, tetapi juga dimungkinkan untuk menjalin kerja sama pada aspek non-tempur antara lain penanggulangan bencana alam, keamanan maritim dan diplomasi.

Marsetio menilai penting kerja sama antar Angkatan Laut mengingat perkembangan lingkungan strategis di kawasan Asia Pasifik yang sangat cepat dan dinamis terkait permasalahan keamanan, pertahanan dan kondisi lingkungan yang berpotensi terjadi bencana alam.

Menurutnya, penanganan bencana alam yang terjadi di suatu negara sangat mungkin melibatkan Angkatan Laut berbagai negara seperti yang pernah terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu. Prakarsa latihan ini juga untuk menindaklanjuti ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Respons. Dengan demikian sangat tepat kiranya tema latihan Komodo Multilateral Exercise 2014 adalah ASEAN Navy Cooperation For Stability (Bekerja sama untuk menjaga stabilitas di kawasan ASEAN).

Hal penting yang ingin dicapai pada Latihan Multilateral Komodo 2014, menurut KSAL, meningkatkan kemampuan interoperability antar Angkatan Laut. Selain itu, untuk memanfaatkan kegiatan latihan bersama salah satu bentuk capacity building dan sebagai saluran diplomasi untuk mempererat kerjasama antar Angkatan Laut sehingga dapat menciptakan stabilitas keamanan kawasan.
Read more »
Posted by 20.31